Instalasi Pengolahan Air Limbah Komunal

Instalasi pengolahan air limbah komunal banyak dipakai sebagai sistem olahan limbah dari rumah tangga atau masyarakat umum.
sistem pengolahan air limbah yang baik adalah sistem yang dapat menhilangkan pencemaran lingkungan terutama pencemaran air.
sistem tahapan demi tahapan berdasarkan perhitungan yang sangat matang oleh tenaga ahli dalam pengolahan air limbah.
memang tidak mudah membimbing masyarakat umum agar tidak membuang limbah dengan sembarangan, butuh kesadaran diri.

Kami banyak memproduksi Instalasi Pengolahan Air Limbah dengan sistem tahapan fisika karena memang sistem inilah yang lebih efisien dan ekonomis di anggaran.

Tahapan tahapan pengolahan air limbah di susun dengan rapih agar hasil dari pengolahan air limbah menjadi proses yang ramah lingkungan dan berstandart Badan Lingkungan Hidup dimasing masing daerah.

Tahapan Dalam Proses Instalasi Pengolahan Air Limbah Sebagai Berikut :
1. Hasil Limbah Dari Rumah Penduduk dialirkan melalui pipa pipa instalasi sanitasi ke IPAL
2. Dari Hasil Limbah Air Yang mengalir ke IPAL akan melalui Tahapan Sebagai Berikut :
-. Limbah Tertampung secara komunal atau dilokalkan di tampungan awal
-. Guna penampungan awal adalah sebagai media awal berkumpulnya semua limbah cair
-. Di tampungan tersebut akan adanya proses pengendapan lumpur atau benda padat yang lebih berat dari unsur air.
-. Endapan ditampungan awal biasanya dikuras minimal 1 tahun 1 x agar endapan tidak menumpuk dan akan ikut mengalir ke tampungan lanjutan.
-. setelah melalui endapan awal atau tangki awal limbah cair yang memang sudah melalui proses pemisah limbah padat dan limbah cair.
-. Limbah cair akan masuk kesistem endapan kedua sebagai proses lanjutan yaitu sistem proses penguaraian limbah tersuspensi atau limbah tercampur air, proses itu disebut proses biological atau proses penguraian oleh mahluk hidup yang kita sebut bakteri.
-. Reaksi penguraian oleh biologi bakteri membutuhkan waktu yang kami sebut dengan waktu tinggal limbah atau waktu proses bilogical filter.
-. Tahapan demi tahapan secara fisika yaitu secara aliran bertahap akhir yang semuanya bertujuan mengurangi debit limbah pencemaran agar menjadi debit air layak buang dan tidak menjadi pencemaran lingkungan air.

Tahapan demi tahapan memang tidak kami rincikan secara detail namun secara garis besar sistem fisika adalah sistem bertahap yang mengaplikasikan sistem grafitasi atau aliran air dibantu dengan sistem uraian oleh mahluk hidup yang disebut biobakteri.

Dibawah ini adalah contoh unit IPAL ( Instalasi Pengolahan Air Limbah ) pabrikan atau Instalasi Pengolahan Air Limbah Paket yang ,mana sistem ini langsung diterapkan atau langsung pasang yang mana didalam unit IPAL sudah tersusun secara tahapan pengolahan air Limbah.

1. Instalasi Pengolahan Air Limbah Jenis Kotak






Untuk jenis ini banyak dipakai oleh kontraktor atau pelaksana pembangunan instalasi pengolahan air limbah karena bentuk ini sangat flexible atau dapat disesuaikan dengan lokasi penempatan.
Flexible dan sangat efisien ruangan.
Dimanapun lokasinya, jalannya, type ini dapat menyesuaikan.
Sudah prosesnya baik, efisien juga pemasangannya.

2. Instalasi Pengolahan Air Limbah Type Silinder






Untuk model ini dipilih karena mampu memproses dalam kapasitas limbah sangat besar namun ruangnya pun mesti besar juga, memang agak sulit untuk type ini ditempatkan dilokasi yang infrastrukturnya tidak memadai atau sempit soalnya type ini sangat besar.
dengan proses yang bertahap sehingga semua hasil olahan dari IPAL kami baku mutu air buang sudah pasti tercapai, dengan hasil uji Laboratorium.

Untuk Informasi lebih Lanjut Hubungi Kami kapan Saja.